WAKTU

Bukan detik, Tapi seberapa banyak tawa dan airmata yang tercipta adalah cara untuk mengukurnya

Berteman baiklah dengan waktu, dia yang akan menunjukkan mana yang asli dan mana yang palsu

Waktu pula yang membantu mengurai satu persatu dan menjelaskan mana yang pantas bersama

Dan pada akhirnya waktu yang mengajarkan kita untuk lebih dewasa, memahami ada yang tetap diperjuangkan dan ada yang harus direlakan

Seperti denganmu, Aku memilih bertahan, Biarkan, biarkan kuperjuangkan, biarkan kugenggam tanganmu hingga ragaku terbilas waktu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s